Loading... Please wait...

Our Newsletter


MEMILIH JENIS BATERAI UNTUK SETIAP KENDARAAN LISTRIK

Posted on 17th Jul 2019 @ 2:27 PM

 

Baterai adalah komponen pokok kendaraan listrik sebagai sumber suplay energy. Banyak kendaraan listrik menjadi menganggur karena kerusakan baterai. Alangkah baiknya penggunaan baterai haruslah bijak supaya dapat menciptakan kenyamanan ber-EV lovers. Setiap baterai memiliki karakteristik masing-masing, berikut akan diulas beberapa karakter tiap jenis baterai untuk kendaraan listrik.

1.    Aki kering SLA 12Ah, 20Ah, 7Ah dan 42Ah

Aki kering memiliki karakteristik free maintenance. Sepeda listrik pada umumnya mengunakan baterai berkapasitas 12Ah untuk daya 350W dan 20Ah untuk kapasitas 500W. Namun bisa jadi para modifikator menggunakan aki kering UPS 7Ah atau bahkan menggunakan aki kering Delkor/panasonic 42Ah.
Hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan aki jenis ini adalah:
Ø  Arus peak jangan sampai melebihi 3X kapasitas baterai
Ø  Arus kontinyu idealnya setengah dari kapasitas baterai
Ø  Lakukan charging sebelum baterai habis total
Ø  Jangan biarkan baterai habis dalam waktu lama
Ø  Jangan overcharging / cas terlalu lama. Dampak overcharging pada baterai jenis ini akan membuat baterai rusak seketika.

Ø  Hal-hal yang tidak sesuai dengan poin-poin diatas akan menyebabkan umur baterai pendek.
Aki SLA yang rekomended untuk kendaraan listrik adalah merk Chilwee, biasanya berwarna hijau

2.    Aki basah 10Ah, 25Ah, 32Ah dan 45Ah

Jika dibandingkan dengan aki kering, kualitas aki basah sedikit dibawahnya. Keungulan aki basah adalah pada nilai cracking awalan start yang tinggi dan harga yang relatif murah. Kelemahan aki basah adalah bobot yang berat serta umur yang pendek dalam kondisi dipakai maupun tidak dipakai. Kelemahan yang lainnya adalah air aki harus selalu dipantau supaya tidak kehabisan.
Hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan aki basah adalah:
Ø  Arus peak boleh sampai 5X kapasitas baterai, tapi tidak boleh terlalu sering.
Ø  Arus kontinyu hanya ideal 25% (Seperempat) dari kapasitas baterai. Arus kontinyu yang melebihi 25% akan menyebabkan umur yang berkurang dragtis.
Ø  Lakukan charging sebelum baterai habis total, atau setidaknya lalukan charging sebentar setiap 4 hari sekali meski aki tidak dipakai.
Ø  Jangan biarkan baterai habis dalam waktu lama
Ø  Jangan overcharging / cas terlalu lama
Ø  Hal-hal yang tidak sesuai dengan poin-poin diatas akan menyebabkan umur baterai pendek.

3.    Baterai Lithium, 10Ah dan 20Ah

Baterai ini tergolong lebih bagus daripada aki kering dan aki basah. Baterai lithium memiliki banyak kelebihan dan memiliki satu kelemahan. Satu-satunya kelemahan baterai lithium adalah harga yang mahal, karena baterai ini harus impor dan biaya impor, bea cukai, dll membuat jatuhnya harga tinggi pada baterai ini.

 

All prices are in IDR. Copyright 2020 http://phpscripts.win/. Sitemap |